Sunday, February 24, 2019

Pengalaman operasi caesar dan minus air ketuban

 Bismillah waktu itu senangnya pake deg-degan soalnya anak ketiga saya ini beda sendiri jalan lahirnya. Kalau dua anak sebelumnya bisa lahiran normal nah yang ketiga ini bukan karena tidak mau susah-susah lahiran normal tapi memang karena kondisi kandungan yang waktu itu sudah minus air ketuban dan belum pernah ada kontraksi hebat sebagai jalan untuk melahirkan normal.
 Hari-hari menunggu persalinan dibulan agustus itu ada kesan tersendirinya, soalnya hari ulangtahun negara tercinta kita ini kan tiap bulan Agustus ditanggal 17. Harapannya sih semoga bisa lahiran tepat ditanggal hari kemerdekaan sekalian dikasi nama-nama pahlawan atau presiden gitu, tapi berhubung air ketubannya sudah  merembes sedikit-sedikit sejak tanggal 4 agustus dan belum pernah kontraksi hebat, akhirnya tanggal 13 Agustus niat awalnya cuma mau cek kandungan di Rumah Sakit Umum Sulthan Daeng Radja Bulukumba rujukan dari bidan di puskesmas. Pas di USG sama dokter ternyata air ketubannya sudah minus katanya terus berat janin sudah 3600 gr dan prediksi hari lahir masih ada dua minggu lagi , hari itu juga dokter menyarankan untuk segera mengeluarkan bayinya, karena akan membahayakan ibu dan bayi dalam kandungan. Serem banget yah kedengarannya... Dokter tidak memberikan pilihan lain selain operasi, awalnya sempat takut sampai mewek depan dokternya,xixixi. Ahahha iyah saya takut dioperasi soalnya belum pernah punya pengalaman di meja bedah operasi, jadilah saya pasrah,  suami juga disuruh tanda tangan sebagai tanda setuju akan dilaksanakan operasi dan saya disuruh puasa delapan jam sebelum operasi. 
Selama menunggu saya banyak berdoa semoga operasinya dilancarkan dan dimudahkan. Pukul 01:30 wita pagi masuk ke ruangan operasi, sebelum dibius saya sempat lirik jam dinding sudah jam 01:45 dokternya belum masuk ruangan, kata perawatnya tunggu dokternya selesai operasi pasien lain dulu di ruangan sebelah. Finally,  Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Pasca operasi, saat saya sadar sudah ada dalam ruangan pemulihan setelah operasi, disitu saya tidak sendiri ada dua pasien lain dan seorang perawat jaga yang sesekali mengecek kondisi pasien, intinya kita disuruh gerak-gerakin kaki sampai bisa mengangkat paha katanya supaya bekas operasi cepat kering. Selama di ruangan, seorang pasien disamping saya sempat kasih banyak saran yang harus dilakukan pasca sadar dari obat bius, kita berdua cerita banyak sambil menahan sakit luka bekas operasi karena reaksi obat biusnya yang sudah mulai hilang. Saya baru tahu ternyata ibu itu sudah yang keempat kalinya dioperasi, tiga kali operasi lahiran dan sekali operasi pengangkatan kista dari rahimnya, setelah caesar lahiran yang ketiga ibu itu memutuskan operasi  tutup kandungan saat itu juga, katanya sudah cukup yang namanya operasi-operasian.xixixi lucu juga dengarnya. Perjuangan yang luar biasa menurut saya, setelah mendengar kisahnya saya jadi semangat cepat sembuh karena ternyata diluar sana ada banyak ibu yang juga berjuang pulih sembuh dari sakit bekas operasi plus dengan ujian hidup yang jauh lebih hebat dari saya.
 Pengalaman menarik selama dioperasi obat bius yang katanya cuma setengah badan, harusnya kalau setengah badan berarti saya sadar buat diajak bicara sembari dokter bekerja tapi kok kayaknya saya antara sadar dan nggak sadar yah kayak ada efek nge"fly" gitu rasanya tenang sekali tapi saya tetap bisa merasakan sewaktu perut dibedah, pas  bayinya diangkat, cairan-cairannya disedot, dijahit kembali, semuanya kayak digelitikin. Dan kalau mau, sebetulnya semua proses operasi bisa dilihat lewat pinggiran lampu operasi . Jadi dipinggiran lampu operasi itu ada kayak dari bahan stainless steel dan pantulan cahayanya cukup terang buat lihat perut saya, tapi saya tidak kuat lihatnya *".---😖. 
 Pengalaman yang luar biasa dan Alhamdulillah biaya operasi aman ditanggung sama BPJS sekedar info kalau lahiran biaya operasi caesar di klinik dokter daerah saya itu sekitar 9 jutaan, kalau menurut saya ini mahal yah...xixixi. Pelayanan BPJS yang  walaupun harus antri lama tapi terbayarkanlah dengan pelayanan yang maksimal tapi ingat mesti tepat waktu juga bayar iurannya. Sejak hari pertama masuk rumah sakit sampai hari ketiga, keluar dari rumah sakit tidak ada biaya sepeserpun yang dikeluarkan.
 Sekian sharing cerita saya kita lanjut di postingan selanjutnya, kayaknya saya tertarik sama topik "Tutup kandungan" soalnya saya penasaran kira-kira apa kata dunia dan bagaimana pandangan dan hukumnya dalam agama islam yah. Postingan selanjutnya yach

No comments:

Post a Comment