Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fakta Apa Saja Yang Menyebabkan Bau Mulut dan Tips Menjaga Kebersihan Mulut


Tentu tidak menyenangkan jika sedang asyik-asyiknya ngobrol bersama teman tiba-tiba ada seseorang ikut bergabung dan ternyata orang tersebut memiliki aroma nafas yang kurang sedap.
Fyi ternyata ada tipe orang yang aroma nafasnya selalu saja bau walaupun Ia telah menggosok gigi tetap saja aroma nafasnya  beraroma tidak sedap.

Seebtulnya apa saja penyebab bau nafas seseorang bisa menjadi tidak sedap, setelah membaca mengenai artikel kesehatan, saya jadi paham ternyata bau mulut bisa disebabkan banyak hal, tapi penyebab yang paling umum dan standar atau sekitar 80% penyebabnya yaitu kurang menjaga kebersihan rongga mulut, seperti jarang menggosok gigi, selain itu menggosok punggung lidah juga perlu dilakukan karena banyak bakteri yang terdapat dilidah yang dapat menyebabkan bau mulut. Menggosok gigi saja ternyata tidak cukup, kabarnya menggosok gigi hanya membersihkan 25% rongga mulut kita , sehingga mesti dilengkapi dengan penggunaan mouthwash.

Namun, ada penyebab lain jika kita sudah rutin menggosok gigi dua kali sehari, tetapi tetap saja aroma nafas kita tidak sedap, bisa jadi karena masalah medis dalam organ tubuh kita.

Bau mulut yang tidak sedap ternyata memiliki istilah medis yaitu halitosis yang dapat disebabkan oleh banyak hal.
Halitosis tidak termasuk didalamnya seperti aroma nafas seseorang saat bangun pagi atau sesaat setelah mengkonsumsi makanan yang beraroma khas dan bau nafas orang yang berpuasa, ketiga hal tersebut tidak termasuk dalam kategori halitosis.

Yang termasuk dalam kategori halitosis diantaranya Masalah Pencernaan, Sinusitis, Diabetes, dan akibat dari menggunakan obat-obatan tertentu.
Jika kita telah yakin setelah menggosok gigi dua hari sekali dan telah menggunakan mouthwash, namun bau nafas masih saja bau, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Untuk bau mulut yang tidak termasuk kategori halitosis dapat diatasi dengan cara rutin memperhatikan kebersihan rongga mulut, menyikat gigi dengan pasta gigi berflouride, dan bisa juga menggunakan siwak sesuai yang dilakukan Rasulullah saw .

Siwak ternyata memiliki kandungan antibakteri yang dapat mengurangi resiko pembusukan gigi. Seperti pasta gigi, flouride juga ditemukan pada siwak, kandungan lain seperti sulfur, silika, antiseptik, essential oil, dan vitamin C.

Dan berikut seputar tips menjaga kebersihan mulut

Hal utama yang wajib kita perhatikan saat berpuasa adalah kebersihan rongga mulut.
Sebab berpuasa tidak menyebabkan kita berdiam diri seharian di rumah, melainkan kita tetap beraktivitas seperti hari-hari biasanya saat kita tidak sedang berpuasa.
Kita tetap berinteraksi dengan orang-orang sekitar kita, baik itu rekan kerja atau siapapun yang kita jumpai.

Menjaga kebersihan gigi adalah salah satunya. Idealnya menyikat gigi dilakukan pada pagi hari dan malam hari sebelum kita tidur, namun dibulan puasa kita harus menyesuaikan diri dengan keadaan.
Selain itu, menyikat lidah juga dianjurkan sehari sekali.

Khusus untuk dibulan ramadhan sebaiknya kegiatan menyikat gigi dilakukan setelah sahur sebelum imsak, karena menyikat gigi dipagi atau disiang hari dikhawatirkan dari kegiatan menyikat gigi ini akan tertelan secara tidak sengaja air dan pasta gigi sehingga akan mengakibatkan puasa kita menjadi batal.
Namun, bagaimana jika kita kelupaan menyikat gigi setelah sahur, ada baiknya kita menyikat gigi tanpa menggunakan pasta gigi dan berkumur selayaknya kita sedang berwudhu.

Begitu juga dengan penggunaan mouthwash setelah menyikat gigi, hal ini akan membuat rongga mulut selalu terasa segar, tapi ingat hanya selepas sahur dan sebelum imsak saja.
Manfaat penggunaan mouthwash setelah menyikat gigi diantaranya yaitu menuntaskan proses pembersihan disela-sela gigi, sehingga tidak ada lagi bakteri yang dapat menyebabkan bau tidak sedap dari mulut, dan pilihlah juga mouthwash yang sudah terverfikasi halal oleh MUI.

Dan ada baiknya juga saat sahur kita menghindari makanan yang jelas-jelas bisa menyebabkan bau mulut, misalnya petai.
Makanan ini memang nikmat, tetapi ada baiknya jika kita tidak mengkonsumsinya dulu selama bulan ramadhan, untuk mengantisipasi bau mulut selama berpuasa.

Banyak mengkonsumsi air putih, untuk menghindari dehidrasi, walaupun seharian berpuasa rasa haus mungkin yang paling berat untuk kita tahan, paling tidak penuhi kebutuhan tubuh dengan 2 liter air saat sahur dan buka puasa.
Kita bisa menerapkan tips dari produsen sebuah brand air mineral, yaitu mengkonsumsi air putih 2 - 4 - 2, 2 gelas setelah berbuka, 4 gelas selama sebelum tidur, dan 2 gelas lagi saat sahur.

BPN30DAYCHALLENGERAMADHAN
DAY 9 dan 10

Referensi :
Detik.com






Musdalifa Hamzah
Musdalifa Hamzah Blessed mom of 3 awesome kids. From Bulukumba Makassar

2 comments for "Fakta Apa Saja Yang Menyebabkan Bau Mulut dan Tips Menjaga Kebersihan Mulut"

  1. gigi berlubang kayaknya juga bisa jadi penyebab bau mulut ya kak.. ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hy thia..penumpukan bakteri juga terdapat pada gigi berlubang, juga salah satu penyebab bau mulut. 😊

      Delete

Berlangganan via Email