Monday, July 20, 2020

Pizza Hut dikabarkan Bangkrut ?

Saya sempat terkejut dengan pemberitaan mengenai Pizza Hut yang belakangan ini diberitakan terancam bangkrut sebagai dampak dari adanya wabah covid-19, ditambah saat ini banyak kita jumpai Pizza Hut yang ‘dijajakan’ di pinggir jalan oleh karyawan Pizza Hut.

     

    
pict:tribuntimur

Tetapi apakah informasi tersebut benar adanya, apalagi dijaman sekarang banyak betebaran berita hoaks, ada baiknya jangan langsung menyimpulkan yaa…
lebih baik mari kita cari tahu bersama, baiklah sebelumnya untuk menambah wawasan yuk kita bahas sedikit mengenai sejarah dan perjalanan brand makanan khas italia ini hingga bisa sukses mendunia seperti sekarang ini.

Mungkin banyak yang menyangka jika Pizza Hut pertama kali didirikan di Itali dan juga didirikan oleh orang itali ( yaa kali namanya juga makanan khas itali ), namun siapa sangka ternyata Pizza Hut pertama kali didirikan di Wichita, Kansas, Amerika Serikat pada tahun 1958 oleh dua bersaudara Dan Carney & Frank Carney yang merupakan warga Negara Amerika Serikat. 
Berawal dari pinjaman modal dari sang ibu sebesar US$600 kedua bersaudara ini kemudian membuka gerai Pizza Hut pertama mereka, berupa sebuah rumah kecil yang sederhana. 


 

kiri : Dan Carney & Frank Carney
kanan : Gerai Pizza Hut pertama, saat ini berada di Wichita State University


Selain menyajikan pizza mereka juga menyajikan makanan menu khas italia lainnya, dengan produk awal mereka yaitu pizza original dengan nama Thin’n Crispy dan setahun kemudian kedua bersaudara inipun sukses membuka gerai kedua pada tahun 1959 di Topeka, Kansas, AS dan mulai merintis konsep waralaba yang kemudian sukses dan mendunia hingga saat ini menjadi salah satu waralaba makanan khas italia terbesar di dunia dengan brand ‘Pizza Hut’ . 

Nah kalau di daerah saya sendiri, kabupaten Bulukumba, Makassar, untuk gerai Pizza Hutnya sendiri belum ada yaaah tapi karena adanya wabah ini masyarakat sekitar Kabupaten Bulukumba yang letaknya jauh dari Kota Makassar bisa merasakan rasa pizza dari Pizza Hut dengan harga jual personal pan nya 25.000 dan responnya juga cukup baik, kalau begini lama-lama Pizza Hut bakalan buka cabang juga mengikuti KFC yang jauh hari sudah membuka cabangnya di Kota kecil ini.

Hasil beli pizza hut di pinggir jalan 😁
Hasil beli pizza hut di pinggir jalan 😁

Saat ini di Bulukumba juga banyak dijumpai pizza industri rumahan, baik itu yang dijual secara online atau di gerai toko-toko kue dan bagaimana dengan rasanya ?

Dari beberapa yang sempat saya coba ternyata rasanya tidak terlalu buruk dan enaklah untuk dimakan, bisa jadi karena penggunaan bubuk basil dan oregano pada toppingnya yang kemudian menghasilkan aroma dan rasa khas seperti ala-ala Pizza Hut, apalagi kalau sudah ditambah dengan topping kejunya yang melting huhu semakin mengguggah selera saja. 

FYI, bubuk basil dan bubuk Oregano merupakan bumbu khas yang wajib ada dalam setiap pembuatan pizza agar tercipta aroma dan rasa khas dari Pizza.

Oke kembali ke Pizza Hut, ditahun 1977 pizza hut telah berkembang menjadi 4000 outlet dan kedua bersaudara ini memutuskan untuk menjual bisnis mereka ke perusahaaan Food and Beverage terkemuka PepsiCo dengan harga US$300 juta yang kemudian mengakuisisi Pizza Hut. 

Tidak lama kemudian, PepsiCo memutuskan untuk memisahkan sekaligus mendirikan perusahaan patungan independen yang bernama Tricon Global Restaurants (Yum! Brands) ditahun 1997, yang terdiri dari Pizza Hut, Taco Bell dan Kentucky Fried Chicken (KFC).



Seiring berjalannya waktu kemudian Pizza hut sukses mendunia dan meraup keuntungan yang tinggi. 
Dari sebuah kedai pizza kecil dan sederhana, Pizza Hut tumbuh menjadi jaringan restoran pizza terbesar di dunia dengan lebih dari 5.600 restoran di 97 negara temasuk Indonesia dengan keuntungan yang didapatkan Yum! Brands dari Pizza Hut sendiri ditaksir mencapai US$1,9 miliar atau Rp. 27 triliun pertahunnya.

Di Indonesia, Pizza Hut membuka restoran pertamanya tahun 1984 di Gedung Djakarta Theatre, daerah Thamrin, Jakarta. Kini, Pizza Hut mempunyai lebih dari 200 restoran yang tersebar di 22 propinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Abepura.

Nah baru-baru ini salah satu perusahaan yang mengoperasikan waralaba Pizza Hut di Amerika Serikat , NPC Internasional terpaksa gulung tikar karena tidak mampu membayar hutang sebesar US$1 miliar, sehingga kemudian banyak yang menyangkut pautkannya dengan kebangkrutan Pizza Hut padahal pemegang merek yang sah adalah tetap Yum! Brands dan kepailitan NPC tidak ada sangkut pautnya dengan brand Pizza Hut itu sendiri.



Lantas bagaimana dengan di Indonesia , apakah Pizza Hut juga akan angkat kaki dari Indonesia ?

Jawabannya bisa dipastikan Tidak, karena Pizza Hut Indonesia dikelolah oleh PT. Sarimelati Kencana Tbk yang merupakan anak perusahaan PT. Sriboga Raturaya (produsen tepung terigu)telah melakukan perjanjian lisensi waralaba bersama Pizza Hut Asia Pasific (PHAP) dan PHAP sendiri tidak terafiliasi dengan NPC di Amerika Serikat. 

Sebagai tambahan informasi, PT. Sarimelati Kencana Tbk telah memutuskan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia pertengahan tahun 2018 lalu. 
Ketika IPO, harga saham yang dibuka sebesar Rp. 1.100,- perlembar dan kini pertanggal 7 juli 2020 berada di angka Rp. 670,- perlembar, itu berarti kita bisa membeli saham di Pizza Hut Indonesia.



Jadi kesimpulannya tidak perlu khawatir lagi kalau tidak bisa lagi makan pizza di Pizza Hut, malahan kita bisa beli sahamnya lagi, menarik juga yaa. 

Dan mengenai banyaknya Pizza Hut yang dijual di pinggir jalan itu karena memang dampak luar biasa dari covid-19 itu sendiri yang membuat banyak perusahaan harus bisa beradaptasi dengan situasi yang tidak pasti seperti sekarang ini. 

Referensi : 

Pizzahut.co.id
Yum.com

No comments:

Post a Comment