Wednesday, June 17, 2020

Let's Read Applikasi Positif Menumbuhkan Minat Baca Anak


Let'sRead

"Aku rela dipenjara asalkan bersama buku, 
karena dengan buku Aku bebas" -Muhammad Hatta

Sebuah ungkapan lawas nan sederhana yang sarat akan makna dari Wakil Presiden pertama Indonesia Muhammad hatta, seakan menggambarkan bahwa betapa kegiatan membaca buku memiliki peran yang besar dalam membuka wawasan beliau untuk tetap bisa menjelajah dunia bebas diluar bahkan dari dalam penjara sekalipun.  
Kita semuapun tentu sepakat bahwa betapa kegiatan membaca dapat memberikan banyak manfaat, dengan media yang juga beragam sesuai dengan kebutuhan kita saat ini mulai dari koran, majalah, novel serta portal-portal berita online.

Untuk bisa menjadikan kegiatan membaca buku menjadi sebuah hobi atau kegiatan yang menyenangkan, bukanlah perkara yang mudah jika sedari masih kanak-kanak tak dibiasakan atau tidak mendapatkan stimulus dari orangtua untuk bisa mencintai kegiatan membaca buku.
Semuanya berawal dari masa kecil seorang anak.

Memaksimalkan Masa Golden Age pada Anak


Anak usia dini perlu diberi perhatian lebih, baik dari sisi nutrisi, kasih sayang maupun stimulasi, karena dimasa emas inilah anak akan mengalami perkembangan yang pesat, terutama otaknya.
Oleh karena itu, sangat penting menanamkan kegiatan gemar membaca buku pada anak saat usia dini karena akan berdampak dalam membentuk karakter anak yang lebih positif dibandingkan anak yang tidak memiliki kegemaran membaca sejak masih kecil. 

Hal tersebut dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan tidak terkesan memaksa anak, orangtua dapat memulainya dengan pendekatan praliterasi atau pramembaca, misal dengan menemani anak membaca buku bantal atau buku bergambar sejak masih bayi.

Kemudian menurut pakar psikologi Snow, dalam buku Language Development karangan Hoff,E (2005), anak usia tiga hingga empat tahun sudah dapat mengenali tulisan sederhana, bunyi bahasa yang berbeda, menghubungkan cerita di buku dengan kenyataan, dan tertarik membaca buku.
Yang berarti anak usia dini sebenarnya sudah mampu belajar literasi, minimal membaca dan menghitung. 
Tentu saja tujuannya bukan hanya menekankan pada kemampuan baca atau tulis, tapi lebih pada membentuk generasi yang mampu berpikir secara kritis, logis dan berprestasi dalam bidang akademik.

Menanamkan Dibenak Anak Bahwa Membaca Adalah Kegiatan Berimajinasi


Berpikir adalah berimajinasi, kegiatan membaca sendiri atau membacakan sebuah cerita pada anak, menjadi sesuatu yang penting bagi otak mereka karena akan melatih pikiran, sehingga akan terjadi proses membayangkan sesuatu ke dalam otak saat membaca atau mendengarkan sehingga terjadi pelatihan imajinasi.

Sedikit bercerita mengenai suka duka pengalaman saya dalam menumbuhkan minat baca anak, pada anak pertama saya Dzaky yang saat ini sudah berusia delapan tahun dan sebentar lagi akan naik ke kelas dua di Sekolah Dasar.
Dengan rajin berlatih setiap hari, saat ini kemampuan membacanya sudah sangat baik, kemudian tahap selanjutnya yang saya coba ajarkan yaitu bisa menangkap maksud atau pesan dari cerita yang dia baca.
Hal ini sangat penting agar kegiatan membacanya tidak hanya sebatas membaca saja, melainkan paling tidak anak paham dan mengerti tema dari cerita yang dia baca.


Sejak usia tiga tahun dia sudah mulai suka dan tertarik dengan kegiatan mewarnai pada buku bergambar, dan akan sangat senang jika diberi hadiah buku bergambar sepaket dengan pensil warna atau crayonnya.

Tidak lupa juga saya sering mengajak anak ikut lomba mewarnai yang sering diadakan di kota kami atau sekedar ikut kegiatan mewarnai dengan suasana santai di tempat-tempat umum.

 
Kegiatan mewarnai 
di alun-alun lapangan kota

Disamping itu, saya juga sering mengajak anak untuk membaca apapun yang dia lihat dan ditemuinya di jalan seperti papan reklame, selebaran, spanduk, tajuk utama koran juga teks berjalan ditelevisi dan terbukti dengan menikmati dan mendukung tiap tahap belajar dan perkembangannya dari mengeja hingga bisa membaca dengan lancar dan benar, merupakan sesuatu yang sangat membanggakan.


Kakak dan adik yang suka
 sekali dengan buku bergambar

Selain itu, mengunjungi toko buku juga merupakan kegiatan lain yang disenanginya, terlebih jika disuruh memilih sendiri buku apa yang akan dibelinya, dia akan sangat bersemangat menjajal deretan buku yang ada di rak toko buku.

Yaa semuanya berawal dari kegemarannya mewarnai buku bergambar, hingga perlahan kemudian tertarik pada jalan cerita sebuah kisah atau dongeng, proses berpikirnyapun terbentuk melalui pertanyaan-pertanyaan polos yang dilontarkannya ketika dibacakan sebuah kisah atau dongeng.

Pengalaman mengajarkan dan menumbuhkan minat membaca buku diatas merupakan pengalaman 'suka'nya, sedangkan pengalaman 'sedih'nya yaitu saat anak mulai lebih tertarik bermain gadget bersama adik atau teman-temannya. 
Beruntung kemudian ada applikasi Let's Read yang ternyata sangat disukainya, cerita yang sangat beragam dan gambar yang menarik membuatnya semangat untuk membaca cerita di applikasi Let's Read. 

Let's Read


Let's Read : Applikasi Positif untuk Menumbuhkan Minat Baca Anak 


Let's Read


Saat ini kita berada pada era digital, pemenuhan akan kebutuhan sehari-haripun bisa dilakukan secara digital pula.  
Belajar dan bekerja juga bisa dilakukan cukup dari rumah dengan bantuan perangkat digital yang paling sederhana seperti smartphone.
Saat ini siapa yang tidak memiliki smartphone atau perangkat digital sejenis lainnya.

Kemudahan dalam mengakses dan menggunakan gadget ternyata juga menarik perhatian anak disaat orangtuanya asyik bermain smartphone, hingga bahkan tidak sedikit orangtua yang memberi fasilitas gadget pada anak dengan tujuan paling tidak agar anak bisa duduk dengan tenang dan diam.

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan teknologi gadget saat ini, hanya saja kekhawatiran saya sebagai orangtua akan dampak negatif teknologi pada anak, membuat saya sebagai orangtua harus ekstra dalam mengawasi, mengarahkan dan membimbing anak saat menggunakan gadget.

Let's Read
Sumber : kemdikbud.go.id


Salah satu hal yang dapat kita lakukan sebagai orangtua dalam memaksimalkan penggunaan gadget pada anak bisa dilakukan dengan memilihkan program atau applikasi yang positif dan bernilai edukasi bagi anak.

Let's Read kemudian hadir dengan konsep yang sangat pas bagi anak dalam mendukung proses belajar membaca sehingga dapat menumbuhkan minat baca anak akan membaca dibuku bergambar elektronik.

 
 

 
Let's read merupakan sebuah applikasi kumpulan cerita bergambar elektronik yang mudah penggunaannya, terdapat banyak pilihaan label atau tema bacaan yang dapat dipilih, banyak pilihan bahasa, serta bacaan dengan enam tingkatan level kesulitan yang bisa disesuaikan sesuai usia anak.
Let's Read


Gambar-gambar dan tulisan yang ada pada Let's Read juga dapat mengeksplor proses berpikir dan daya imajinasi anak-anak.
Sambil mendampingi anak membaca juga akan semakin mempererat bonding antara orangtua dan anak.

Cerita dalam buku elektronik bergambar ini juga mengajarkan banyak hal seperti tentang sebab-akibat yang sekaligus mengajarkan bagaimana merawat tanaman seperti dalam cerita 'Kemana Perginya Tomat ?' 

 


Lain lagi cerita dengan judul 'Ayo jelajahi Hutan' yang sangat disukai anak saya yang berusia dua tahun walaupun saya yakin dia hanya tertarik pada gambar-gambar hewan yang ada dalam cerita.

Beragamnya jenis cerita yang dihadirkan dalam applikasi Let's Read mengajarkan anak akan banyak hal seperti dalam membedakan mana yang baik dan buruk, benar dan salah, dengan demikian dapat mengarahkan anak dalam mengatasi situasi sulit, seperti dalam menghadapi kemarahan atau kesedihan.

Dari kegiatan proses mengamati beragam ekspresi dalam gambar inilah yang akan menjadikan anak lebih dewasa dan cerdas secara sosial dari memahami interaksi sosial lewat beragam karakter penuh warna.

 

 


Menurut saya sih sebagai seorang ibu, applikasi Let's Read ini merupakan applikasi wajib download buat anak dan untuk mengunduhnya bisa langsung dengan mengklik ditautan/link https://bit.ly/downloadLR 

Hal penting yang tidak dilupakan para pengembang Let's read yaitu buku bergambar elektronik yang disajikannya itu padat serta menyenangkan, sehingga menarik untuk dibaca, menarik untuk dilihat, dan tidak membosankan setiap kali dibuka dengan banyak cerita yang berbeda-beda, kemudian hal inilah yang membuat anak-anak selalu tertarik untuk membaca di Applikasi Let's read.

Referensi :
 
1.www.kemdikbud.go.id/literasidigital/GerakanLiterasiNasional

2. https://reader.letsreadasia.org/

3. kompas.com/dear-bapak-ibu-milenial-begini-lho-cara-mendidik-anak-usia-dini

4. beritagar.id/artikel-amp/gaya-hidup/kiat-menumbuhkan-minat-baca-pada-anak

5. www.idntimes.com/menumbuhkan-minat-baca-anak-sejak-bayi.

6. Gambar : dokumentasi pribadi, pixabay, Canva

2 comments:

  1. seru yak kakak dan adik suka membaca, adanya aplikasi ini membantu kita menyediakan bahan bacaan untuk anak ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali sist..sejak dulu suka cari applikasi yang seperti ini.

      semoga bermanfaat

      Delete